.

Pantangan Yang Harus Diperhatikan Selama Mendaki Gunung

Pantangan Yang Harus Diperhatikan Selama Mendaki Gunung

Mendaki gunung menjadi kegiatan yang mulai digemari banyak orang, terutama anak muda. Alasannya beragam, mulai dari ingin melihat pemandangan dari atas gunung, menantang diri untuk sampai ke puncak, atau bosan dengan cara liburan yang biasa

Sama halnya dengan saat kita bertamu atau mengunjungi suatu tempat, pasti ada adab-adab dan pantangan-pantangan yang harus ditaati. Begitu pula dengan mendaki gunung, sebagai seorang pendaki, ada hal-hal yang tidak boleh kita lakukan.

Dan kita harus menaati pantangan tersebut, supaya aman selama mendaki, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Berikut adalah beberapa pantangan yang dikutip https://betwin188.online/ harus ditaati saat mendaki gunung agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

  1. Jangan mengabaikan imbauan dari petugas, apalagi melakukan pendakian ilegal

Saat akan mendaki gunung, ada beberapa himbauan yang akan disampaikan petugas. Salah satunya adalah sampai mana batas pendakian boleh dilakukan. Karena tak semua gunung boleh didaki hingga puncak, bisa jadi gunung tersebut terlalu aktif atau medannya sedang dalam kondisi tidak stabil untuk didaki.

Pastikan mendaftarkan diri kepada petugas sebelum mendaki, jangan sampai menjadi pendaki ilegal. Hal ini demi kebaikanmu sendiri.

2. Jangan memotong jalur pendakian dan membuat jalur baru

Saat mendaki, ikutilah jalur yang telah tersedia. Hal ini mencegah terjadinya hal-hal buruk yang mungkin terjadi, seperti tersesat atau melewati jalur yang berbahaya. Jangan sekali-kali memotong atau membuat jalur sendiri, apalagi hanya karena ingin coba-coba, sampai lebih cepat, dan sebagainya.

3. Jangan memaksakan ambisi hanya untuk kepuasan pribadi

Mendaki pasti dilakukan secara berkelompok. Nah, yang harus kita sadari adalah keselamatan kelompok itu lebih penting daripada keinginan pribadi untuk sampai ke puncak. Mendaki adalah kegiatan yang berhubungan langsung dengan alam.

Keadaan alam yang tidak menentu kadang menjadi hambatan saat mendaki. Kita harus tahu kapan untuk berhenti atau bahkan kembali turun tanpa mencapai puncak. Jangan sampai memaksakan ambisi ingin sampai puncak tanpa memikirkan keselamatan diri dan orang lain.

4. Jangan berbuat iseng dengan mengubah atau merusak tanda-tanda jalur pendakian

Saat berada di gunung, hindari melakukan hal-hal bodoh dan tidak bermanfaat, apalagi sampai membahayakan orang lain. Iseng boleh, tapi jangan sampai mencelakai orang lain. Misalnya seperti mengubah tanda-tanda jalur pendakian yang dapat berakibat fatal bagi pendaki lain akibat berjalan ke arah yang salah. Apabila kita melihat pendaki lain yang merusak ataupun merubah tanda pendakian, sebaiknya kita juga mengingatkannya

5. Jangan melakukan tindakan vandalisme

Banyak sekali pendaki yang tampaknya mengabaikan peraturan ini, jika kamu seorang pecinta alam atau pendaki gunung yang baik maka kamu tidak boleh melanggar aturan ini, karena sivi seorang pendaki adalah jangan meninggalkan apapun selain jejak, jangan memburu apapun selain waktu dan jangan mengambil apapun selain gambar.

6. Jangan mengambil apapun di gunung, baik itu tumbuhan, hewan, dan sebagainya

Saat di gunung, kamu tak boleh mengambil apapun, kecuali foto. Banyak hal menarik yang dapat kamu jumpai di sana, seperti bunga edelweis atau hewan-hewan imut yang gak bisa ditemui daratan biasa. Mengambil bunga edelweis adalah tindakan ilegal dan tidak bertanggung jawab.

Pemikiran seseorang adalah “hanya” mengambil bunga edelweis tidak akan berakibat buruk bagi orang lain. Namun jika beribu-ribu orang memiliki pemikiran yang sama, maka besar kemungkinan anak cucu kita nanti hanya akan dapat melihat bunga edelweis dari fotonya saja.

Mengambil dan berniat memelihara hewan imut yang kita temui juga tidak dibenarkan. Apalagi membunuh dan memburunya, hingga berdampak pada ekosistem yang ada.

7. Jangan mendirikan tenda di dekat sumber air

Saat mendirikan tenda, tentu harus mencari tempat yang datar dan lapang. Namun, tak semua tempat yang lapang dan datar dapat dijadikan untuk membangun tenda. Hindari mendirikan tenda di dekat sumber mata air seperti sungai, danau, dan air terjun.

Selain untuk menghindari banjir banjir datang tiba-tiba, hal ini juga mencegah kita dari hewan buas yang mencari minum saat malam hari. Gak mau, kan saat terlelap tiba-tiba dikagetkan dengan sapaan hewan buas yang menakutkan?

 

Leave a Comment